- Obat Tradisional Penyakit Miom Dan Kista: 2018

Jumat, 27 Juli 2018

Kenali gejala kista ovarium

Kenali gejala kista ovarium,- Kista ovarium adalah kantung berisi cairan pada permukaan ovarium wanita. Pada kebanyakan kasus, kista ovarium bentuknya kecil dan cukup jinak, jadi tak ada gejala yang dirasakan.

Bahkan meski muncul gejala, terkadang wanita juga belum tentu memiliki kista. Sebab bisa jadi gejala yang dirasakan sebenarnya adalah indikasi dari penyakit lain. Namun tidak ada salahnya mengenali gejala kista ovarium berikut ini.

Menstruasi tidak lancar - haid juga akan membuat wanita kesakitan, berlangsung terlalu lama atau sebentar, pendarahan hebat atau sedikit.
Nyeri di bagian panggul, terutama jika kista sudah mulai menyebar di bagian punggung belakang bawah.
Nyeri panggul muncul tepat sebelum dan atau sesudah menstruasi.
Nyeri panggul selama bercinta.
Kesakitan ketika buang air besar.
Merasakan tekanan di bagian perut.
Payudara mengencang dan atau mual.
Dada dan perut membengkak, terasa berat, dan kembung.
Bermasalah dengan mengosongkan isi kandung kemih.
Merasa ada tekanan di bagian rektum atau kandung kemih, sehingga seseorang harus sering ke kamar mandi untuk buang air besar atau kecil.
Ketidaknormalan hormon, sehingga berakibat munculnya perubahan pada payudara dan pertumbuhan rambut.

Sementara itu, jika tiba-tiba abdomen atau panggul terasa begitu nyeri atau rasa sakit diderita bersamaan dengan demam atau muntah, sebaiknya hubungi dokter.

Senin, 16 April 2018

Kenali penyebab rasa sakit di perut sebelah kiri pada wanita

Kenali penyebab rasa sakit di perut sebelah kiri pada wanita,- Rasa sakit pada bagian perut seringkali membuat wanita takut. Meski kebanyakan rasa sakit pada perut biasanya adalah rasa sakit biasa, namun rasa sakit di perut juga bisa menjadi salah satu gejala penyakit yang serius, terutama rasa sakit pada perut bagian kiri. Ada banyak organ yang terletak di perut bagian kiri. Jika rasa sakit disertai dengan gejala lainnya seperti demam atau sesak napas, sebaiknya segera panggil dokter.

Apa yang harus diperhatikan?
Wanita memiliki organ yang berbeda dengan pria, terutama jika sakit terjadi pada perut bagian kiri. Pada perut bagian kiri wanita terdapat beberapa organ yang hanya dimiliki wanita seperti ovarium, tuba falopi, dan rahim. Selain itu, juga ada organ yang sama dengan pria seperti usus.

Jenis sakit perut di sebelah kiri
Rasa sakit yang terjadi pada usus biasanya disebabkan oleh konstipasi, sindrom iritasi usus, gas, dan lainnya. Selain itu, infeksi kandung kemih dan adanya batu ginjal juga bisa menyebabkan rasa sakit pada perut bagian bawah.

Penyakit jantung bisa menyebabkan rasa sakit di perut, begitu juga pneumonia, pankreas, dan sariawan lambung. Pada wanita, rasa sakit pada perut bagian kiri juga bisa dipicu oleh ovulasi, menstruasi, peradangan pelvis, endometriosis, kista ovarium, keguguran, dan hamil anggur. Pada wanita hamil, kontraksi juga bisa terasa pada bagian perut bagian kiri.

Tak semua rasa sakit pada perut bagian kiri menunjukkan adanya sakit yang serius. Kram menstruasi dan konstipasi juga bisa menyebabkan rasa sakit pada perut bagian kiri. Jika ini penyebabnya, maka bisa disembuhkan dengan cepat menggunakan obat-obatan alami yang ada di rumah. Yang perlu diperhatikan adalah jika rasa sakit tersebut disertai dengan gejala yang serius seperti pendarahan, sesah napas, atau demam tinggi.

Segera panggil dokter jika Anda mengalami rasa sakit pada perut bagian kiri disertai dengan demam tinggi. Jika Anda sedang hamil, segera pergi ke dokter karena itu bisa jadi salah satu gejala serius seperti hamil anggur, plasenta yang robek, atau lainnya. Biasanya dokter akan melakukan USG, tes urine, tes darah, atau melakukan rontgen untuk mengetahui apa yang terjadi pada perut Anda.

Rabu, 24 Januari 2018

Berikut Hal tentang indung telur yang jarang diketahui wanita

Berikut Hal tentang indung telur yang jarang diketahui wanita,- Tubuh wanita memang unik. Begitu pula dengan organ reproduksi mereka seperti indung telur atau ovarium.

Pengetahuan tentang ovarium sebagian besar hanya terbatas pada fakta bahwa wanita hanya memiliki sepasang ovarium. Padahal wanita wajib tahu akan fakta penting lainnya tentang ovarium seperti penjelasan berikut ini.

Hormon progesteron dan estrogen yang ada di dalam ovarium berfungsi dalam proses reproduksi, mengatur gairah seksual, serta siklus menstruasi.
Tidak seperti organ tubuh lain, ovarium terus berfluktuasi dalam ukuran terutama saat memasuki masa subur atau selama menstruasi.
Stres yang kamu derita bisa mempengaruhi fungsi ovarium karena fluktuasi hormonal saat stres.
Jika ovarium tidak memproduksi hormon estrogen yang cukup maka bisa menyebabkan sejumlah gangguan kesehatan seperti jerawat, tumbuhnya rambut di tempat yang tidak diinginkan, serta perubahan mood atau suasana hati.
Saat folikel di ovarium tidak melepaskan telur, maka sel telur akan berakumulasi dan memperbesar risiko untuk terkena penyakit kista.
Kista dermoid adalah suatu kondisi di mana sel-sel telur yang berubah menjadi kista kemudian menyebabkan penyakit komplikasi lain.
Gangguan PMS seperti herpes, klamidia, dan hepatitis bisa mengarah pada munculnya sel kanker ovarium.

Baca juga:


Selasa, 02 Januari 2018

Apakah kista ovarium tak bisa dicegah

Apakah kista ovarium tak bisa dicegah,- Meski tak berbahaya, namun beberapa jenis kista ovarium bisa mengganggu dan berpengaruh terhadap kesuburan wanita. Berita buruknya, peneliti belum mengetahui secara pasti cara untuk mencegah munculnya kista ovarium.

Memang belum ditemukan cara jelas untuk mencegah kista ovarium. Namun bukan berarti kista ovarium tak dapat dicegah dan segera ditangani. Ahli dari Mayo Clinic menjelaskan bahwa melakukan pemeriksaan pelvis secara teratur bisa membantu memastikan adanya perubahan pada ovarium dan mendiagnosis munculnya kista sedini mungkin.

Langkah ini juga bisa dilakukan untuk mencegah munculnya kista ovarium ketika telah muncul gejala atau tandanya sejak awal. Selain itu, pastikan untuk selalu mengawasi siklus menstruasi, termasuk gejala munculnya kista ketika menstruasi.

kista ovarium biasanya juga tidak menunjukkan gejala dan bisa menghilang dengan sendirinya. Namun para wanita juga disarankan untuk berhati-hati dengan gejala seperti perubahan siklus menstruasi, rasa sakit pada bagian pelvis, dan lainnya.

Untuk menjaga tubuh agar tetap sehat dan terhindar dari munculnya kista ovarium, sebaiknya wanita menerapkan gaya hidup yang sehat, tidak mengonsumsi terlalu banyak lemak. Memenuhi nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan tubuh serta menjaga kebersihan diri.

Menjaga kebersihan daerah pribadi dengan baik sangat penting untuk kesehatan organ intim. Jika mengalami adanya gejala yang mencurigakan saat menstruasi atau apapun yang berkaitan dengan rasa sakit pada organ intim.